Inilah Cincin Kawin dari Batu Mulia Paling Terkenal

Ada banyak batuan yang digunakan dalam topping cincin, terutama bagi kaum Hawa, beberapa diantaranya mengandung nilai mistik yang sukar dicerna logika, mulai dari membawa hoki, kedamaian, atau juga memanggil arwah,

terlepas dari hal mistik tersebut batuan tersebut cukup indah jika dipandang dan memberi kesan anggun, mewah, elegan, serta percaya diri bagi pemakainya

8 Batuan Yang Cukup Dikenal Sebagai Topping Cincin Kawin

Bagi kalangan “Crazy Rich” , ada jenis batu yang biasanya mereka gunakan sebagai topping pada cincin mereka, batu cincin yang cukup dikenal itu ialah :

  1. Alexandrite

Tingkat kekerasan batu ini dalam skala Mohs ialah 8,5 (skala Mohs berkisar dari 1 s/d 10, dimana skala 1 untuk yang paling lunak dan 10 yang paling keras).

Dapat berubah warna dari hijau ke merah atau sebaliknya dalam keadaan tertentu

Bagi keyakinan tertentu batu alexandrite bisa membawa hoki dan kedamaian dalam hidup, mungkin karena ini peminatnya tetap ada

  1. Zamrud

Berwarna hijau tua dan hijau muda, Zamrud memiliki tingkat kekerasan batu skala 7,5 – 8 Mohs selain itu batu ini diyakini dapat memancarkan aura positif bagi pemakainya.

  1. Amethys

Banyak yang jika disebut nama Amethys mengerutkan dahi dan gelang-gelang kepala, nama Amethys memang dikenal dengan sebutan batu kecubung bagi masyarakat Indonesia.

Warna ungunya yang tembus pandang menambah elok jemari yang memakai nya, selain di percaya membawa ketenangan diri bagi pemakainya, batu ini ternyata tergolong batuan keras karena menduduki posisi 7 dalam skala Mohs (tingkat kekerasan batu atau logam)

  1. Giok

Batu giok sudah dikenal masyarakat China sejak dahulu kala, batu giok banyak digunakan oleh kaisar kaisar di China , umumnya digunakan untuk perhiasan seperti untuk gantungan kalung dan batu cincin, atau untuk stempel kerajaan.

Bentuk tekstur nya yang halus serta warna hijaunya yang enak dipandang menjadikan batu giok menjadi deretan batu mulia, dipercaya juga oleh para kaisar di China bahwa batu giok dapat mengurangi tingkat stress dan sekaligus memperlancar peredaran darah

Tingkat kekerasan nya menduduki  6,5 – 7 skala Mohs sehingga cukup keras dan awet ketika dipakai dalam jangka lama

  1. Rubi

Batu merah delima ini sering dipakai untuk hal hal mistik misalkan memanggil roh halus, terlepas kebenaran nya , batu ini memiliki nilai keindahan yang tinggi dan cocok dipakai sebagai topping pada cincin. Merupakan batuan keras, karena menduduki posisi 9 pada skala Mohs

  1. Safir

Batu safir umumnya berwarna biru, namun ada juga yang berwarna kuning atau hijau

Memiliki tingkat kekerasan skala 9, sehingga dikelompokkan batuan keras, warna biru yang berkilau nya menjadikan cincin bermata safir layak dijadikan kado ulang tahun pernikahan.

  1. Topaz

Batuan ini berwarna biru, coklat, dan putih pekat, dengan Kilauan cahaya yang elegan menjadikan pemakainya terutama kaum hawa terlihat anggun, tingkat kekerasan batu ini pada skala 8, yang berarti batuan Topaz dapat dikatakan cukup keras dan awet.

  1. Rose Quartz

Sesuai namanya batu ini berwarna merah mawar tampil menawan dengan Rose Quartz, mengandung bahan senyawa Titanium, Besi, dan Mangan, batu ini sangat cocok menjadi topping untuk cincin kawin, harganya juga relatif terjangkau dengan tingkat kekerasan skala 7 Mohs

Skala Mohs Dan Keawetan Batu Mulia

Dalam uraian diatas selalu disebut skala mohs, apa itu skala mohs dan apa kaitannya dengan batu mulia yang jadi topping cincin kawin ?, mari simak ulasan berikut ini

Skala mohs adalah skala untuk ukuran tingkat kekerasan batu atau logam mulia dimulai dari angka 1 yang berarti paling lunak sampai dengan 10 yang berarti paling keras

Sebagai perhiasan yang dijual cukup mahal tentunya konsumen menginginkan bahan yang awet, semakin tinggi skala mohs suatu batu atau logam mulia, maka semakin tahan batu tersebut tekanan dari luar yang itu berarti batu tersebut tidak mudah rusak/patah

Tentunya nilai jual batu yang patah dengan yang utuh pastilah berbeda.

Chat Whatsapp