Jenis Cincin dengan Bahan Tahan Lama dan Dijamin Kuat

Cincin kawin merupakan simbol bagi pasangan mengikat janji di hari H pernikahan, tentunya kalian ingin simbol itu tetap awet sebagai koleksi kenang-kenangan sepanjang masa. Tentunya bagi anda simbol tersebut dapat terus disimpan sebagai memoribilia (benda koleksi) dengan melakukan perawatan rutin,

Akan tetapi tidak semua logam mulia memiliki daya tahan yang kuat, contoh nya emas yang banyak digunakan sebagai bahan cincin kawin merupakan logam mulia yang rapuh alias mudah patah, selain itu warnanya juga bisa memudar karena berinteraksi dengan senyawa lain, seperti keringat, atau tidak tahan terhadap kelembaban udara.

Sangat disayangkan simbol cinta anda rusak , padahal banyak kenangan yang tak ternilai di sana yang bisa anda ingat jika melihat cincin kawin tersebut

Jenis-Jenis Bahan Cincin Kawin Yang Kuat

Bagi anda yang ingin memiliki cincin kawin yang kuat, silahkan di lihat tulisan di bawah berikut

  1. Palladium

Termasuk logam yang kuat dan tidak mudah bereaksi dengan senyawa lain, sehingga warna putihnya tidak cepat pudar, dan cocok bagi penderita alergi kulit, termasuk jenis logam yang ringan dan mudah dibersihkan dari kotoran yang menempel dengan hanya menggunakan kain lap dan sedikit larutan sabun.

Namun cincin kawin Palladium sangat sulit ditemukan dipasaran yang murni 100 %, hal ini karena Palladium merupakan logam yang susah dibentuk sehingga memerlukan campuran logam lainnya. Di indonesia kadar Palladium pada cincin kawin berkisar 50% sampai dengan 75%.

  1. Platinum

Sama halnya dengan Palladium, logam mulia Platinum juga kuat, warna tidak mudah luntur karena sukar bereaksi dengan senyawa lainnya, serta bersifat hypoallergenic, maksudnya anti alergi kulit.

Bagi dunia kedokteran tulang (orthopedi), material Platina digunakan untuk menyambung tulang yang patah atau retak sehingga pemakaian nya aman bagi tubuh

Memiliki sifat dan fungsi kurang lebih sama dengan Palladium, akan tetapi harganya lebih murah dari Palladium.

Platina juga cocok untuk cincin kawin selain bentuknya yang indah juga mampu membuat batu permata menempel lebih erat pada cincin, hal ini karena adanya ikatan senyawa antara material batu permata dan cincin kawin Platinum.

  1. Tungsten

Tungsten berasal dari kata dalam bahasa Swedia yang berarti batu berat, dan sesuai nama batu ini jika di jadikan cincin lebih berat dari cincin pada umunya pada ukuran volume yang sama, namun juga lebih kuat dari pada cincin lainnya, terbuat dari material logam tungsten dan karbon

Menempati posisi 9 dari 10 dalam skala Mohs (tingkat kekerasan logam) sehingga dapat dikatakan cukup keras logamnya, memiliki warna putih, abu – abu, dan hitam.

  1. Titanium

Merupakan logam yang menduduki posisi 9 dari 10 skala Mohs (tingkat kekerasan logam), memiliki warna dasar silver metalik, berat jenisnya lebih ringan dibandingkan logam mulia lainnya, tidak korosif (mudah berkarat seperti halnya besi), merupakan barang langka dan harganya pun juga relatif mahal, bagi kalian yang ingin tampil elegan dan terkesan mewah, cocok untuk memakai cincin dari bahan Titanium

  1. Zirkonium

Nama yang asing bukan, Zirkonium merupakan logam mulia yang paling keras diantara logam yang diuraikan sebelumnya, sebagai gambaran, ukuran  cincin Zirkonium tidak bisa diubah menurut keinginan kita jika sudah terlanjur membeli nya, ini menunjukkan Zirkonium merupakan salah satu dari jenis logam yang cukup kuat.

Dari 5 uraian di atas silahkan anda tambahkan lagi pada kolom komentar serta beri penjelasan singkat tentang logam tersebut

Chat Whatsapp