Kelebihan dan Kekurangan Cincin Nikah Emas, Palladium dan Platinum

Bagi anda yang saat ini disibukkan dengan rancangan untuk acara pernikahan, salah satunya dalam memesan sebuah cincin nikah. Pada umumnya kalangan akan memakai emas yang menjadi pilihan paling banyak masyarakat terutama yang ada di Indonesia, namun anda harus tahu keindahan logam yang bahan dasarnya dari Platinum.

Emas

Sesuai dengan penelitian yang selama sudah dilansir bahwa emas merupakan logam yang memiliki banyak peminat sebagai cincin pernikahan. Untuk emas yang mampu anda gunakan sebagai perhiasan itu ada 3 jenis yaitu emas rose, emas putih dan emas kuning.

Emas yang dibentuk perhiasan tidak langsung emas secara murni. Namun diberi kandungan logam yang lainnya. Emas murni sendiri itu terlalu lunak dan bengkok jika digunakan sebagai perhiasan campuran. Tidak heran jika banyak para pengrajin emas selalu menambah dengan logam yang lainnya.

Emas kuning biasanya dipakai sebab memiliki sisi cerah dan mewah. Emas kuning sendiri merupakan warna asli dari emas. Bobot emas sendiri yang paling banyak dipakai untuk perhiasan mulai dari 9, 14 hingga 18 karat. Akan tetapi tidak memungkiri emas 24 karat juga dipakai untuk perhiasan.

Sedangkan untuk emas putih itu lengkap pada rhodium dan logam yang sangat mengkilat. Warna dari cincin emas putih sendiri sangatlah elegan untuk cincin nikah. Namun setelah itu, anda rajin ke toko perhiasan untuk merawatnya agar selalu mengkilat. Lalu untuk emas rose memiliki warna kemerahan. Paduan antara emas kuning dengan tembaga memberi sisi tampilan yang romantic dan manis.

Platinum

Untuk platinum merupakan jenis logam putih yang alami. Platinum sendiri bisa dianggap sebagai logam yang sangatlah berharga sebab memiliki bahan yang kuat dan putihnya yang mengkilap, dijamin tahan lama. Dari sinilah banyak kalangan masyarakat yang memiliki kulit sensitive menggunakannya sebab tak perlu berganti dengan cincin dari bahan logam yang lainnya.

Untuk kekurangan yang dimiliki oleh platinum sendiri adalah memiliki harga yang sangatlah mahal. Apabila anda ingin mengubah ukuran atau bentuk, harganya jauh lebih mahal dibandingkan yang normal. Namun biaya yang dikeluarkan sendiri itu berbanding lurus dengan sisi tahannya sehingga anda tak memerlukan untuk merawatnya secara berkala dengan pergi ke toko perhiasan.

Palladium

Apabila platinum masih terlalu mahal untuk cincin nikah anda dengan pasangan, ada jenis logam yang lainnya sebagai pilihannya yaitu palladium. Jika dilihat dari kasap mata hampir mirip dengan platinum, namun untuk masalah harganya jauh lebih terjangkau.

Untuk logam jenis ini memiliki bahan yang jauh lebih ringan dan dijamin tak akan korosi, tahan dari goresan dan berkarat. Bahkan anda tak perlu lapisan yang ditambah sebagai perlindungan dari jenis logam satu ini. Namun yang masih menjadi kekurangannya adalah ketersediaannya masih terbatas. Palladium sendiri dapat sebagai investasi untuk masa depan.

Dengan melihat kelebihan dan kekurangan mulai dari cincin nikah bahan emas, platinum maupun palladium, anda bisa mempertimbangkan jenis cincin nikah mana yang akan digunakan dan sesuai harapan anda dengan pasangan. Dengan pemilihan yang benar, maka dijamin cincin tersebut tidak ada bosan untuk dipakai setiap hari sepanjang hidup anda dengan pasangan.

Untuk yang masih kebingungan dalam memilih cincin nikah baik dari sisi bahan, jenis logam maupun yang lainnya, maka nanti bisa berkonsultasi dengan Wijaya Jewelry.

Chat Whatsapp