Model Cincin Tunangan yang Rekomended

Menentukan model suatu cincin merupakan suatu masalah sulit bagi beberapa pasangan, hal tersebut karena model suatu cincin harus sesuai dengan tema acara pertunangan yang digunakan.

Selain model dari cincin juga akan menggambarkan watak atau pribadi dari penggunanya, dengan berbagai alasan seperti itu tidak heran jika banyak pasangan mengatakan menentukan model merupakan salah satu hal sulit dalam proses membeli cincin.

Terdapat beberapa model cincin tunangan yang rekomended serta menarik untuk Anda dan pasangan, model ini sendiri dapat digunakan dalam berbagai tema acara tunangan jadi tidak perlu khawatir jika model cincin tidak serasi dengan tema acaranya.

Model Cincin Tunangan Solitaire

Model cincin tunangan pertama ini memiliki nama desain solitaire, desain solitaire sendiri banyak digunakan oleh para pasangan yang ingin menunjukkan kesan mewah pada cincin tunangannya.

Cincin solitaire memiliki keunikan pada permatanya, pada model ini sendiri permata yang digunakan harus lebih besar dari cincinnya. Dengan ukuran permata lebih besar maka pandangan setiap orang akan tertuju pada permata itu sendiri.

Berlian yang digunakan sendiri bukan permata sembarangan, untuk model solitaire mata berlian harus memiliki jumlah 6 prong. Dengan jumlah 6 prong membuat tampilan berlian akan semakin elegan.

Untuk cincin dengan model solitaire disarankan agar menggunakan bahan dasar emas putih, hal tersebut karena emas putih akan membuat berlian lebih berkilau. Emas putih sendiri memang pasangan sesuai untuk batu permata seperti berlian.

Perlu diketahui juga bahwa cincin ini sangat populer dikalangan para pasangan, selain itu juga banyak para artis menggunakan model solitaire sebagai cincin untuk acara pernikahan atau tunangannya.

Model Cincin Tunangan Single Row

Model cincin tunangan yang rekomended berikutnya adalah single row, model ini sendiri merupakan model kedua dengan jumlah penggemar terbanyak setelah model solitaire. Model single row juga banyak digunakan para pasangan untuk acara tunangannya.

Cincin dengan model single row memiliki keunikan pada bagian sekelilingnya, pada bagian setengah cincin tidak terdapat motif atau terkesan polos sedangkan pada bagian setengahnya lagi terdapat beberapa motif seperti duri-duri kecil.

Model single row akan lebih menarik jika menggunakan bahan dasar emas putih, emas putih akan membuat cincin terlihat sangat menarik selain itu emas putih akan membuat cincin lebih berkilau jika dibandingkan dengan bahan lainnya.

Untuk hasil yang lebih maksimal, pada desain ini  akan ditambahkan sebuah berlian dengan ukuran sedang. Disarankan juga untuk menggunakan berlian dengan jenis  4 prong, jenis tersebut akan sangat cocok jika digunakan pada desain single row.

Gabungan emas putih dan berlian akan menampilkan kesan elegan pada cincin model single row, akan tetapi jika Anda dan pasangan ingin menggunakan emas rose gold juga tidak masalah. Dengan sedikit perubahan maka emas rose gold juga akan terlihat menarik jika menggunakan model single row.

Model Cincin Tunangan Halo

Model terakhir untuk cincin tunangan adalah model halo, sesuai dengan namanya  model halo ini bentuknya menyerupai bentuk dari matahari. Bentuk matahari memang sangat terlihat dari model halo.

Model halo cocok dipilih jika ingin model berbeda dari model cincin pada umumnya, cincin dengan model halo memiliki kelebihan dari bentuknya yang unik serta ornamen batu permata bagian halonya.

Cincin dengan model seperti ini cocok digunakan pada acara pertunangan dengan konsep elegan, untuk bahan dasarnya para pasangan dapat menggunakan emas rose gold agar dapat menimbulkan kesan elegan serta menarik.

Banyak sekali model cincin tunangan yang rekomended serta menarik untuk dipilih, Anda dan pasangan hanya perlu menyesuaikan saja pada bagian bahan dasar cincin serta budget untuk pembuatannya.

Chat Whatsapp