Tampilan Cincin Kawin Emas Era 2020

Cincin dalam dunia pernikahan bisa menjadi simbol keabadian yang mengikat kedua pasangan. Tradisi menggunakan cincin kawin ini sudah ada ratusan tahun. Cincin kawin emas bisa menjadi hadiah yang tidak ada bandingannya terutama bagi Anda yang melangsungkan pernikahan. Bentuk dan jenis cincin emas saat ini juga beragam yang bisa disesuaikan dengan pemakainya.

Kenali Warna Logam yang Ada di Cincin Kawin Emas

Warna emas yang umumnya Anda kenal itu namanya emas kuning. Warna emas yang ada di dalamnya tanpa ada campuran apapun dan bisa disebut sebagai emas yang paling tradisional. Padahal cairan dari emas sama luas dan dalamnya dengan warna lainnya. Misalnya merah dan biru dan masih banyak yang lainnya. Biar Anda tahu warna logam emas di cincin kawin, berikut akan dikenalkan dua jenis warna cincin kawin emas.

  • Rose Gold

Warna emas ini dipadukan dari emas dan tembaga yang dipakai secara umum oleh banyak kalangan sebagai perhiasan yang spesial. Meski warnanya tak kuning, rose gold ini juga masih disebut sebagai emas asli. Hanya campuran warna dari beberapa logam yang berbeda.

Sehingga kandungan emas asli tidak sampai 24 karat. Rose gold sendiri memiliki warna unik yaitu murah mengkilap. Emas ini terkenal di Rusia pada awal abad 19. Sisi menarik dari warna emas ini tak ada noda gelapnya yang biasanya terlihat di logam lainnya. Sifatnya tetap emas namun hanya warnanya saja yang beda. Meski nanti ada campuran perak dan tembaga, rose gold sendiri lama-kelamaan berubah menjadi merah.

Perubahan warna ini merupakan suatu reaksi logam terkena udara yang memang tak bisa dihindari oleh siapa saja. Namun harus diingat dalam pemolesan ulang perhiasan Anda setiap berapa tahun dalam satu kali. Untuk menjaga kilaunya atau membiarkan saja perhiasan tersebut pasti warnanya semakin memerah. Namun jangan khawatir untuk menjaga warna rose gold, saat ini banyak layanan yang bisa memberikan sistem penjagaan cincin emas, salah satunya di Wijaya Jewelry.

  • White Gold

White gold sering disebut sebagai warna perak, namun warna ini masih ada di warna emas. Warna dari cincin emas putih ini berasal dari campuran emas murni dengan perak, palladium dan nikel. Sejatinya warna emasnunya kuning, namun di cincin ini lebih putih. Tak sama dengan rose gold jika melihat dari sisi ketahanannya. Namun cincin ini dijamin anti noda, memiliki karakter yang berbeda dengan logam lainnya, namun semuanya tergantung dari campuran yang dipakai.

Campuran nikel akan memberikan hasil perhiasan white gold yang dijamin tahan lama. Campuran warna palladium dan emas memberikan hasil perhiasan yang mudah sekali dibentuk. Begitu juga dengan logam lainnya yang bisa dicampur untuk membuat white gold.

Seluruh campuran ini tergantung siapa yang menciptakannya dan sampai mana keahliannya. Namun untuk yang mempunyai alergi kulit, diharapkan tak memakai white gold sebab ada campuran nikelnya. Jika dipakai jangka panjang akan terjadi ruam di bagian kulit.

Warna white gold ini tak bisa disamakan dengan cincin dari emas yang dilapisi rhodium, sesuatu yang biasanya Anda temui. Jika Anda akan membeli white gold, dijamin kilaunya tak mengkilap dengan cincin yang lapisannya rhodium. Lapisan ini memberikan cincin saat ini yang jauh lebih berkilau bahkan seperti kaca.

Sifat rhodumnya juga sesuai dengan tren saat ini yang selalu mengutamakan kilaunya. Sedangkan jika anda akan membeli perhiasan white gold yang tidak ada kandungan lapisan rhodium, maka nanti akan mendapatkan kilau yang beda, cahayanya sedikit berkurang dan anda tak dapat melihat refleksi di perhiasan tersebut jika tidak ada lapisan rhodium.

Namun lapisan rhodium juga memiliki kekurangan yaitu perlu adanya sistem pelapisan ulang setiap tahun sekali. Namun jika Anda ingin mendapatkan perhiasan yang tak butuh perawatan, sebaiknya beli white gold yang tak memiliki lapisan rhodium.

Chat Whatsapp